pengertian dan konsep pengendalian intern

Pengertian dan Konsep Umum Pengendalian Intern

Menurut Krismiaji (2010:218) Pengendalian intern adalah rencana organisasi dan metode yang digunakan untuk menjagaatau melindungi aktiva, menghasilkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya, memperbaiki efisiensi, dan untuk mendorong ditaatinya kebijakan manajemen.

Menurut Mardi (2011: 59), Pengendalian internal merupakan suatu sistem yang meliputi struktur organisasi beserta semua mekanisme dan ukuran-ukuran yang dipatuhi bersama untuk menjaga seluruh harta kekayaan organisasi dari berbagai arah.

Pengendalian internal adalah semua rencana organisasional, metode, dan pengukuran yang dipilih oleh suatu kegiatan usaha untuk mengamankan harta kekayaannya, mengecek keakuratan dan keandalan data akuntansi usaha tersebut, meningkatkan efisiensi operasional, dan mendukung dipatuhinya kebijakan manjerial yang telah ditetapkan (Diana & Setiawati, 2011: 82).

Dapat disimpulkan bahwa pengendalian internal adalah suatu sistem yang meliputi struktur organisasi beserta semua mekanisme dan ukuran-ukuran yang dipatuhi untuk meningkatkan lingkungan dalam upaya mencapai tujuan  dan menjaga seluruh harta kekayaan organisasai dari berbagai arah.

Pengendalian Manajemen (management control) merupakan konsep yang lebih luas dibandingkan dengan pengendalian intern, yang berkarakteristik seperti merupakan bagian yang integral dari tnaggung jawab manajemen, dirancang untuk mengurangi berbagai kesalahan (error & irregularities) dan untuk mencapai tujuan organisasi, serta berorientasi kepada personil dan mencoba membantu karyawan mencapai tujuan organisasi dengan mengikuti kebijakan organisasi.

Pengendalian administrasi (administrative control) adalah pengendalian yang menjamin efisiensi operasional dan ketaatan kebijakan manjemen. Pengendalian akuntansi (accounting control) adalah pengendalian yang bertujuan untuk menjaga aktiva dan menjamin akurasi dan daya andal catatan keuangan perusahaan

Struktur pengendalian intern (internal control structure) adalah kebijakan dan prosedur yang ditetapkan untuk memberikan jaminan yang layak bahwa tujuan khusus organisasi akan dicapai, yang terdiri dari tiga elemen, yaitu:

1.      Lingkungan pengendalian, menggambarkan efek kolektif dari berbagai faktor pada penetapan, peningkatan, atau penurunan efektivitas prosedur dan kebijakan khusus. Faktor-faktor tersebut seperti komitmen terhadap integritas dan nilai etika, filosofi dan gaya operasi manajemen, struktur organisasi, komite audit dewan direktur, metoda penetapan wewenang dan tanggugn jawab, praktek dan kebijakan sumberdaya manusia, dan berbagai pengaruh ekternal lainnya yang mempengaruhi kegiatan dan praktek organisasi.

2.      Sistem Akuntansi, terdiri atas metoda dan catatan yang ditetapkan untuk mengidentifikasi, merangkai, menganalisis, menggolongkan, memncatat, dan melaporkan transaksi-transaksi perusahaan dan unutk memlihara akuntabilitas aktiva dan kewajiban yang terkait. Sistem akuntansi berfungsi sebagai mengidentifikasi dan mencatat seluruh transaksi yang sah, menguraikan secara tepat waktu transaksi bisnis secara secara rinci, mengukur nilai transaksi secara tepat, menetukan periode waktu terjadinya transaksi, dan menyajikan secara tepat transaksi dan pengungkapan lain yang terkait dalam laporan keuangan.

3.      Prosedur pengendalian adalah kebijakan dan prosedur yang ditambahkan ke lingkungan pengendalian dan sistem akuntansi yang telah ditetapkan oleh manajemen untuk memberikan jaminan yang layak bahwa tujuan khusus organnisasi akan dicapai, yang mencakup hal-hal seperti otorisasi yang tepat terhadap transaksi dan aktivitas, pemisahan tugasyang mengurangi peluang seseorang untuk melakukan kesalahan dalam tugas rutinnya, perancangan dan penggunaan dokumen dan catatan untuk membantu menjamin pencatatan transaksi secara tepat, penjagaan yang memadai terhadap akses dan penggunaan aktiva dan catatan, serta pengecekan independen terhadap kinerja dan penilaian yang tepat terhadap nilai yang tercatat.

About these ads

Posted on 23 April 2013, in Makalah. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: