Perkembangbiakan Tumbuhan secara Tidak Kawin (Vegetatif)

http://www.crayonpedia.org/wiki/images/2/24/Es13.jpeg

 

Banyak tumbuhan yang dapat berkembangbiak tanpa melalui perkawinan. Contohnya, bawang merah, kentang, dan singkong (Gambar 2.16). Tumbuhan tersebut dapat dihasilkan tanpa melalui proses perkawinan. Perkembangbiakan yang terjadi tanpa proses perkawinan disebut perkembangbiakan secara vegetatif. Perkembangbiakan secara vegetatif dapat terjadi melalui dua cara. Jika perkembangbiakan vegetatifnya terjadi tanpa campur tangan manusia, disebut vegetatif alami. Adapun perkembangbiakan vegetative yang terjadi dengan campur tangan manusia, disebut vegetatif buatan.

a.       http://www.crayonpedia.org/wiki/images/e/ef/Es14.jpegPerkembangbiakan Vegetatif Alami

Bawang merah memiliki bentuk berlapis-lapis (Gambar 2.17). Umbi yang berlapis-lapis itu di bagian bawahnya tumbuh akar. Jika umbi ini ditanam, akan tumbuh tunas dan kemudian tumbuh menjadi tumbuhan baru. Umbi yang demikian dinamakan umbi lapis. Selain dengan umbi lapis, perkembangbiakan vegetatif alami dapat terjadi melalui umbi batang, tunas, rizoma, geragih, dan spora.

Ø  Umbi Lapis

Perkembangbiakan melalui umbi lapis telah dibahas sebelumnya. Selain bawang merah, ada tumbuhan lain yang berkembang biak melalui umbi lapis, bawang bombai atau bawang putih. Perhatikanlah Gambar 2.18.  

http://www.crayonpedia.org/wiki/images/3/3c/Es15.jpeg

Bentuk bawang bombay dan bawang putih sama dengan bawang merah. Tumbuhan tersebut merupakan umbi yang berlapis-lapis. Di tengah umbi yang berlapis-lapis tumbuh tunas. Bagian yang berlapislapis adalah daun dengan satu atau dua kuncup ketiak. Pada bagian bawah batang, tumbuh akar serabut. Jika umbi tersebut ditanam, akan tumbuh tumbuhan baru. 

Ø  Umbi Batang

Umbi kentang merupakan bagian batang dari tumbuhan kentang. Bagian batang tersebut berisi cadangan makanan. Batang tersebut menjadi besar dan berisi. Oleh karena itu, bagian batang tersebut disebut umbi batang. Perhatikanlah umbi kentang dengan saksama. Pada permukaan umbi, terdapat mata tunas (Gambar 2.19). Mata tunas akan jelas terlihat jika kentang tua yang disimpan beberapa hari di tempat lembap. Tumbuhan kentang baru akan tumbuh jika kita menanam umbi kentang tersebut. Tumbuhan tersebut tumbuh dari mata tunas yang terdapat pada umbi.

http://www.crayonpedia.org/wiki/images/2/20/Es17.jpeg                                                                                     

                 Gambar 2.19                                       

 

 

 

Ø  Image:ik1.jpegTunas
Tumbuhan yang berkembang biak dengan tunas contohnya adalah pisang dan bambu. Tunas ini tumbuh dari bagian bawah tanah dan muncul di samping tumbuhan induk (Gambar 2.20a). Akan tetapi, ada pula tunas yang muncul di bagian tumbuhan, seperti tunas yang muncul dan tumbuh di daun. Tunas itu disebut tunas adventif. Contoh tumbuhan yang memiliki tunas adventif adalah cocor bebek (Gambar 2.20b).

 

Ø  Rizoma

Perhatikan tumbuhan jahe (Gambar 2.21) atau rumput di sekitarmu. Jahe dan rumput akan tumbuh bersatu dengan tumbuhan induknya. Cabutlah tumbuhan tersebut dari dalam tanah. Bagian yang menghubungkan tumbuhan satu dengan lainnya disebut rizoma. Rizoma yang menghubungkan tumbuhan tersebut bukanlah akar sebenarnya. Rizoma merupakan batang yang tumbuh mendatar di dalam tanah. Contoh tumbuhan lain yang berkembang biak dengan rizoma adalah lengkuas, kunyit, dan kencur.

http://www.crayonpedia.org/wiki/images/b/bf/Ik2.jpeg

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ø  Geragih (Stolon)

http://www.crayonpedia.org/wiki/images/b/b7/Ik3.jpeg

Geragih adalah batang yang merambat di atas tanah. Geragih disebut juga dengan stolon. Geragih tersusun atas ruas-ruas. Setiap ruas yang menempel pada tanah akan membentuk akar dan tumbuh tunas baru. Contoh tumbuhan yang memiliki geragih adalah stroberi, seperti terlihat pada Gambar 2.22.

 

Ø  Spora

http://www.crayonpedia.org/wiki/images/1/1e/Ik4.jpeg

Coba perhatikan (diingat) daun tumbuhan paku-pakuan, misalnya suplir yang ada di sekitarmu. Balikkan daun tersebut. Di bagian belakang daun terdapat bagain yang bulat (Gambar 2.23). Bagian tersebut disebut kotak spora. Di dalam kotak spora terdapat spora. Spora tidak dapat dilihat secara langsung. Untuk dapat melihat spora kamu harus menggunakan mikroskop. 

 

b.      Perkembangbiakan Vegetatif Buatan


Manusia dapat melakukan perkembangbiakan pada tumbuhan. Tujuannya adalah untuk memperoleh tumbuhan baru dengan cepat dan tidak bergantung pada musim. Selain itu, dapat diperoleh tumbuhan baru yang sifatnya sama dengan induknya. Perkembangbiakan secara vegetatif buatan, antara lain dapat dilakukan melalui setek, cangkok, sambung (enten), tempel (okulasi), runduk, dan kultur jaringan.

 

1)      Setek

http://www.crayonpedia.org/wiki/images/8/82/Ik5.jpegSetek adalah perkembangbiakan dengan cara menanam potongan/bagian dari tumbuhan. Bagian tumbuhan yang dapat ditanam dapat berupa batang, tangkai, atau daun. Tidak semua tumbuhan dapat disetek. Beberapa contoh tumbuhan yang dapat disetek adalah singkong, mawar, dan tumbuhan lidah mertua. Singkong dapat disetek bagian batangnya. Mawar dapat disetek bagian tangkainya. Adapun tumbuhan lidah mertua dapat disetek daunnya (Gambar 2.24).

 

2)      Cangkok

Tujuan mencangkok adalah mendapatkan individu baru yang memiliki sifat sama persis dengan induknya. Selain itu, mencangkok dilakukan agar tumbuhan cepat berbuah. Mencangkok harus dilakukan secara teliti. Jenis tumbuhan yang dapat dicangkok adalah tumbuhan berkayu. Contohnya adalah mangga, jambu, dan jeruk. Mencangkok sangat mudah dilakukan. Pertama, pilih tangkai atau dahan yang cocok untuk dicangkok. Tangkai atau dahan yang cocok untuk dicangkok adalah yang cukup tua, dapat dilihat dari ukuran dan warna kulitnya. Kemudian, kupas kulit dan kambiumnya. Tutup bagian yang dikupas dengan tanah yang dibungkus plastik atau sabut kelapa. Jagalah tanah pada bagian yang dicangkok agar tetap lembap. Setelah tumbuh akar pada cangkokan, potong dan tanam tangkai tersebut. Cara mencangkok dapat kamu lihat pada Gambar 2.25.

Kekurangan dari tumbuhan hasil cangkokan adalah memiliki akar yang kurang kuat. Akar yang terbentuk adalah akar serabut. Oleh karena itu, ketika sudah dewasa tumbuhan ini harus sedikit ditopang.

 

http://www.crayonpedia.org/wiki/images/b/b5/Ik7.jpeg

3)      Sambung (Enten)

Menyambung atau mengenten bertujuan menggabungkan dua sifat unggul dari individu yang berbeda. Misalnya, untuk menyokong tumbuhan dibutuhkan jenis tumbuhan yang memiliki akar kuat. Sementara untuk menghasilkan buah atau daun atau bunga yang banyak dibutuhkan tumbuhan yang memiliki produktivitas tinggi. Tumbuhan yang dihasilkan memiliki akar kuat dan produktivitas yang tinggi. Contoh tumbuhan yang bisa disambung adalah tumbuhan yang sekeluarga. Contohnya, tomat dengan terung. Berikut ini adalah gambar proses menyambung.

 

http://www.crayonpedia.org/wiki/images/3/3a/Ik8.jpeg

1)      Tempel (Okulasi)

http://www.crayonpedia.org/wiki/images/9/9a/Y1.jpeg

Menempel atau okulasi adalah menggabungkan mata tunas suatu tumbuhan pada batang tumbuhan lain.Tumbuhan yang akan ditempeli harus yang kuat. Tempel (okulasi) bertujuan menggabungkan dua tumbuhan berbeda sifatnya. Nantinya, akan dihasilkantumbuhan yang memiliki dua jenis buah atau bungayang berbeda sifat. Contohnya, okulasi pada bunga mawar akan menghasilkan dua warna atau lebih yang berbeda. Tumbuhan tersebut akan terlihat lebih indah karena bunganya berwarna-warni. Untuk lebih jelasnya, perhatikanlah gambar berikut.

 

 

 

Keterangan:

a)      Iris kulit batang yang akan ditempeli.

b)      Iris kulit batang yang memiliki tunas sebesar irisan batang yang akan ditempeli.

c)      Irisan yang memiliki tunas ditempel pada batang yang akan ditempeli.

d)     Potonglah bagian atas batang jika tunas telah muncul.

 

2)      Runduk
Merunduk merupakan proses menimbun batang tumbuhan ke dalam tanah. Pada batang yang ditimbun tersebut diharapkan tumbuh akar. Tumbuhan yang dapat dikembangbiakkan dengan merunduk di antaranya arbei, apel, tebu, stroberi, dan melati.

Cara-cara merundukkan tumbuhan adalah sebagai berikut.

·         Batang tumbuhan yang akan dikembangbiakkan dirundukkan.

·         Timbun atau benamkan batang tumbuhan tersebut ke dalam tanah.

·         Jika pada batang yang dirundukkan telah tumbuh akar, potong batang yang dirundukkan tersebut.

http://www.crayonpedia.org/wiki/images/9/92/Y3.jpegPerhatikanlah Gambar 2.28.

 

    

 

 Gambar 2.28

 

3)    Kultur jaringan

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kemudian ditemukan teknik baru perkembangbiakan tumbuhan. Teknik yang dimaksud adalah kultur jaringan. Teknik kultur jaringan adalah perkembangbiakan tumbuhan dengan menanam jaringan tumbuhan di tempat dan media yang khusus. Dengan kultur jaringan kamu dapat menghasilkan tumbuhan hanya dari suatu bagian akar atau bagian lainnya. Perhatikanlah Gambar 2.29.

http://www.crayonpedia.org/wiki/images/f/f8/Y5.jpeg
About these ads

Posted on 8 Mei 2013, in Makalah. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: