perkembangan Peserta Didik, Upaya Pengembangan Kemampuan Bahasa Remaja dan Implikasinya dalam Penyelenggaraan Pendidikan

Upaya Pengembangan Kemampuan Bahasa Remaja dan Implikasinya dalam Penyelenggaraan Pendidikan

Siswa-siswi yang berada dalam satu ruang kelas mempunyai kemampuan yang berbeda-beda maupun pola untuk memahami bahasa itu sendiri. Siswa-siswi itu berasal dari keluarga dan latar belakang hidup yang berbeda. Guru sebagai pengajar dalam kelas, memperhatikan dan dapat mencari solusi untuk mengatasi perbedaan ini. Pengembangan dalam strategi belajar oleh guru dalam kelas menjadi sebuah solusi untuk menghadapi hal ini. Guru dapat memfokuskan potensi dan kemampuan masing-masing anak, sehingga pola pengajaran kepada anak dapat berjalan dengan baik. Guru menyesuaikan dengan potensi dan kemampuan setiap anak.

Kelas atau kelompok belajar terdiri dari siswa-siswi yang bervariasi bahasanya, baik kemampuannya maupun polanya. Menghadapi hal ini guru harus mengembangkan strategi belajar mengajar bidang bahasa dengan memfokuskan pada potensi dan kemampuan anak.

Usaha-usaha yang dilakukan oleh guru antara lain:

Pertama, anak perlu melakukan pengulangan (menceritakan kembali) pelajaran yang telah diberikan dengan kata dan bahasa yang disusun oleh murid-murid sendiri. Dengan cara ini guru senantiasa dapat melakukan identifikasi tentang pola dan tingkat kemampuan bahasa murid-muridnya.

Kedua, berdasarkan hasil identifikasi itu guru melakukan pengembangan bahasa murid dengan menambahkan perbendaharaan bahasa lingkungan yang telah dipilih secara tepat dan benar oleh guru. Cerita murid tentang isi pelajaran yang telah diperkaya itu diperluas untuk langkah-langkah selanjutnya, sehingga para murid mampu menyusun cerita lebih komprehensif tentang isi bacaan yang telah dipelajari dengan menggunakan pola bhasa mereka sendiri.

Ketiga, guru memotivasi siswa untuk belajar dan mengembangkan kemampuannya sendiri. Guru memberi pengarahan kepada siswa untuk tetap semangat dalam belajar. Mengajak dan membiasakan mereka untuk rajin membaca dari bahan bacaan yang dapat meningkatkan pengetahuan mereka.

Keempat, guru dapat melatih siswa untuk lebih terampil dalam berbahasa dalam hubungan dengan orang lain. Di kelas, proses pembelajaran dapat dilakukan dengan cara diskusi kelompok. Siswa dapat mengungkapkan pendapat dengan bebas sesuai dengan topik yang didiskusikan. Apabila pendapat yang dikemukakan agak melenceng dari topik, maka guru dapat memperbaiki (koreksi).

Kelima, menyiapkan sarana yang dapat menunjang perkembangan bahasa.  Untuk menunjang perkembangan bahasa dapat disediakan bahan bacaan, misalnya buku-buku, majalah, dan surat kabar. Di sekolah guru dapat menganjurkan untuk memanfaatkan perpustakaan untuk mencari sumber-sumber bacaan. Guru dapat menganjurkan memanfaatkan waktu untuk membaca di rumah. Di sekolah atau di rumah sebaiknya disediakan sumber-sumber bacaan.

About these ads

Posted on Mei 14, 2013, in Education Corner. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: