Kode Etik Guru Indonesia

Basumi (Ketua Umum PGRI, 1973) seperti yang dikutip oleh Rusman (2012: 32-33) mengemukakan bahwa kode etik guru Indonesia adalah landasan moral dan pedoman tingkah laku guru warga PGRI dalam melaksanakan panggilan pengabdiannya bekerja sebagai guru. Dengan adanya Kode Etik Guru Indonesia, setiap guru menyadari bahwa ia terpanggil untuk menjalankan tugasnya dengan pedoman dasar yang telah ditetapkan. Mukhlis (2009: 47) mengutip kode etik guru Indonesia sebagai berikut:

a.       Guru berbakti membimbing peserta didik untuk membentuk manusia indonesia seutuhnya yang berjiwa Pancasila.

b.      Guru memiliki dan melaksanakan kejujuran profesional.

c.       Guru berusaha memperoleh informasi tentang peserta didik sebagai bahan melakukan bimbingan dan pembinaan.

d.      Guru menciptakan suasana sekolah sebaik-baiknya yang menunjang berhasilnya proses belajar-mengajar.

e.       Guru memelihara hubungan baik dengan orang tua murid dan masyarakat sekitarnya untuk membina peran serta dan rasa tanggung jawab bersama thadap pendidikan.

f.       Guru secara pribadi dan bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan mutu dan martabat profesinya.

g.      Guru memlihara hubungan profesi, semangat kekluargaan, dan kesetiakawanan sosial.

h.      Guru secara bersama-sama memlihara dan meningkatkan mutu organisasi PGRI sebagai saran perjuangan dan pengabdian.

i.        Guru melaksanakan segala kebijaksanaan pemerintah dalam bidang pendidikan.

Posted on 23 April 2013, in Education Corner. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: