Perkembangan Penggunaan Media Pembelajaran

Perkembangan dalam dunia teknologi informasi dan komunikasi sangat terasa dalam kehidupan. Adanya perkembangan ini membawa pengaruh bagi kehidupan manusia. “Perubahan adalah sesuatu yang tidak dapat dihindarkan dalam kehidupan” (Soyomukti, 2010: 24). Perubahan terjadi dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Pengaruh perubahan membawa dampak yang luas baik terhadap individu, kelompok, lembaga, maupun berbagai bidang kehidupan manusia.

Di era globalisasi ini, perkembangan dalam dunia teknologi informasi dan komunikasi membawa dampak dalam bidang pendidikan. Seperti dikemukakan oleh Anita Lie yang dikutip Widiastono (2004: 217) mengatakan bahwa di balik segala kerancauan dalam definisi dan perannya, globalisasi juga telah membawa berbagai dampak besar dalam dunia pendidikan di Indonesia.

Suryosubroto (2009: 8) mengutip pendapat Tim Pembina Mata Kuliah Didaktik Metodik/ Kurikulum IKIP Surabaya, mengemukakan bahwa “efisiensi dan efektivitas mengajar dalam proses interaksi belajar mengajar yang baik adalah segala daya upaya guru untuk membantu murid-murid agar bisa belajar dengan baik”. Ini menandakan bahwa guru memiliki peranan penting dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Untuk dapat menyesuaikan adanya perkembangan dan perubahan yang terjadi dewasa ini, inovasi dalam pengajaran bagi guru dalam mengelola kelas sangat diperlukan. Guru dapat mengembangkan proses pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan dan perubahan zaman.

Dewasa ini, pada umumnya seluruh lapisan masyarakat  terpengaruh dengan perkembangan teknologi. Oleh karena itu, guru dalam mempersiapkan bahan pengajaran dapat menyesuaikan dengan perkembangan dan perubahan teknologi sehingga dapat membawa pengaruh yang signifikan dalam belajar. Media pembelajaran yang digunakan lebih terarah pada perkembangan teknologi yang sering disebut dengan multimedia.

Berikut ini adalah pengertian dari media pembelajaran menurut beberapa ahli yang di kutip oleh Asyhar (2011: 7-8):

Menurut Gagne (1970) media pembelajaran adalah berbagai komponen pada lingkungan belajar yang membantu pembelajar untuk belajar. Brigss (1977) media pembelajaran adalah sarana fisik yang digunakan untuk mengirim pesan kepada peserta didik sehingga merangsang mereka untuk belajar. Pendapat Schramm tentang media pembelajaran adalah teknologi pembawa pesan (informasi) yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran. Media pembelajaran, Gerlach dan Ely (1971) memiliki cakupan luas yaitu termasuk manusia, materi atau kajian yang membangun suatu kondisi yang membuat peserta didik  mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan atau sikap.

Dari pengertian media pembelajaran menurut beberapa ahli di atas, maka media pembelajaran  dapat disimpulkan bahwa segala sesuatu yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran untuk menyalurkan atau menyampaikan pesan dari suatu sumber secara terencana sehingga menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dimana proses belajar penerima dapat berjalan dengan efisien dan efektif.

Media pembelajaran mencakup semua sumber yang diperlukan untuk melakukan komunikasi dalam pembelajaran, sehingga bentuknya berupa perangkat keras (hardware) seperti komputer, televisi, proyektor, dan perangkat lunak (software) yang digunakan pada perangkat keras itu. Jadi media pembelajaran tidak hanya berupa benda mati, tetapi benda hidup seperti manusia. Sebagai benda hidup, media dapat juga merupakan pesan yang dapat dipelajari (Asyhar, 2011: 8).

Adanya pengaruh perkembangan teknologi yang terjadi dalam dunia pendidikan membuka peluang untuk memanfaatkan teknologi yang mendukung dalam proses kegiatan belajar mengajar di kelas. Pemanfaatan perkembangan tekonologi yang baik akan membawa pengaruh yang positif dalam kehidupan. Dalam kegiatan belajar mengajar dapat memberi pengaruh positif dalam belajar bersama di kelas sehingga tujuan belajar tercapai dengan baik. Prinsip penggunaan media pembelajaran seperti dikemukakan oleh Sanjaya (2011: 173) adalah media yang akan digunakan oleh guru harus sesuai dan diarahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran; media yang akan digunakan harus sesuai dengan materi pelajaran; media pembelajaran harus sesuai dengan minat, kebutuhan, dan kondisi siswa; media yang akan digunakan harus memperhatikan efektivitas dan efisien; serta media yang digunakan harus sesuai dengan kemampuan guru dalam mengoperasikannya.

Posted on 23 April 2013, in Education Corner. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: