Unsur Sistem Pengendalian Intern

1.      Struktur Organisasi

Struktur organisasi merupakan suatu kerangka yang menggambarkan adanya pemisahan tanggung jawab secara tegas berdasarkan fungsi dan tingkatan yang terbentuk. Prinsip yang digunakan adalah kejelasan pemisahan antara setiap fu  ngsi atau bagian yang ada sehingga dapat dilaksanakan dengan tanggung jawab dalam setiap kegiatan, sehingga tercipta mekanisme saling mengendalikan antarfungsi secara maksimal.

2.      Sistem Wewenang dan Prosedur Pencatatan dalam Organisasi

Sistem wewenang dan prosedur pencatatan dalam organisasi berkaitan dengan struktur organisasi yang terbentuk. Adanya uraian tugas yang mengatur hak dan wewenang masing-masing tingkatan serta seluruh jajarannya. Uraian tugas didukung petunjuk prosedur peraturan pelaksanaan tugas disertai penjelasan pihak-pihak yang berwenang mengesahkan kegiatan, serta berhubungan dengan pencatatan disertai prosedur yang baku, yang dapat menjamin ketelitian dan keandalan data perusahaan karena pencatatan yang baik. Otoritas pejabat yang berwenang dan setiap dokumen memiliki bukti yang sah (paraf dan tanda tangan) menjamin terjadinya transaksi secara sah. 

3.      Pelaksanaan Kerja secara Sehat

Kesadaran dalam diri yang berhubungan dengan tata cara kerja secara sehat dapat mendukung tercapainya tujuan pengendalian intern dalam beberapa cara. Pentingnya menjaga unsur kehati-hatian (prudent) sehingga tidak hanya seorang menangani transaksi dari awal sampai akhir, sistem rolling antar pegawai, tanggung jawab melaksanakan tugas yang diberikan, memeriksa kekurangan dalam pelaksanaan, serta menghindari kecurangan.

4.      Pegawai Berkualitas

Karyawan adalah salah satu unsur pokok dalam organisasi, maka dibutuhkan karyawan yang berkualitas. Ada tiga aspek yang mencirikan karyawan berkualitas, yaitu pendidikan, pengalaman, dan akhlak. Cara yang digunakan dalam proses penerimaan karyawan yang baru dapat menjadikan dasar untuk menilai kualitas yang dimiliki oleh karyawan. Karyawan yang dibutuhkan bukan hanya berkualitas, tetapi juga memperhatikan kesesuaian tanggung jawab dan pembagian tugas.

Posted on 23 April 2013, in Makalah. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. referensinya dari buku siapa ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: