Ikhtisar Sistem Informasi Manajemen (Organisasi)

Sebagai titik kulminasi kegiatan organisasi dan bahkan juga sebagai tolok ukur keberhasilan organisasi, tujuan akhir suatu organisasi memiliki empat ciri, yaitu jangkauan waktunya jauh ke depan dan bahkan biasanya tidak dinyatakan secara tegas kapan tujuan tersebut akkan dicapai, melainkan dengan mengatakan ”diupayakan akan tercapai satu kali kelak”, tujuan merupakan sesuatu kondisi ideal yang diharapkan akan terwujud, tujuan dinyatakan secara kualitatif, dan sifat tujuan akhir tersebut tidak dimungkinkan untuk dirumuskan secara konkret melainkan abstrak (Siagian, 2011: 33). Dengan ciri-ciri yang dikemukan tersebut di atas, maka suatu tujuan akan dicapai oleh setiap organisasi yang mempunyai proses manajemen yang baik dalam kegiatannya.

Berdasarkan makalah yang kami susun, maka dapat disimpulkan tentang materi-materi pembahasannya. Umumnya organisasi dapat diartikan sebagai suatu institusi (lembaga) dan sebagai proses interaksi, mengatur hubungan timbal balik antara individu-individu yang tergabung dalam institusi tersebut, para ahli yang berpendapat tentang organisasi lebih menekankan pada organisasi sebagai proses interaksi manusia daripada organisasi sebagai institusi.

Untuk dapat mewujudkan proses interaksi antar individu, organisasi menggunakan suatu pola dan mengetahui faktor-faktor yang menentukan perancangan struktur organisasi. Struktur hirarki juga diperlukan untuk mengatur hubungan dan tanggung jawab.

Perencanaan yang baik, dengan memiliki data yang akurat, menggunakan sistem informasi yang membantu dalam organisasi, penggunaan harapan dapat membantu organisasi untuk mencapai tujuannya.

Dalam suatu organisasi, proses pengendalian organisasi dilakukan untuk menyelenggarakan fungsi yang penting, sehingga memungkinkan peristiwa dan kegiatan dapat berjalan sesuai dengan rencana. Mengantisipasi dan mengatasi masalah  organisasi terjadi dalam menjalankan kegiatan.

Anggota yang tergabung dalam organisasi akan membentuk interaksi manusia. Pola kepemimpinan akan mempengaruhi interaksi antar manusia tersebut. Tujuan dari organisasi maupun tujuan anggota dapat berjalan konsisten, motivasi yang menjadi alasan seseorang dalam menjalankan kegiatan dapat dipahami dan disesuaikan dengan kebutuhan sehingga tidak terjadi permasalahan.

Sistem Informasi Manajemen di dalam perusahaan dapat disesuaikan dengan perkembangan dan perubahan zaman maupun teknologi. Perubahan tekonologi berhubungan dengan penggunaan perangkat keras dan lunak yang membutuhkan kemampuan teknis dalam menilainya  Sistem-sistem informasi yang dibutuhkan dalam area bisnis adalah: Sistem Informasi Pemasaran, Sistem Informasi Sumber Daya Manusia, Sistem Informasi Manufaktur, Sistem Informasi Keuangan, dan Sistem Informasi Eksekutif.

Posted on 24 April 2013, in Makalah. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: