Model Dasar Struktur Organisasi

Struktur organisasi dapat didefinisikan sebagai mekanisme formal dengan organisasi yang dikelola (Sutabri, 2009:70). Struktur organisasi menunjukkan kerangka dan perwujudan pola tetap hubungan antar fungsi, bagian, atau posisi orang yang menunjukkan kedudukan, tugas wewenang, dan tanggung jawab yang berbeda-beda dalam suatu organisasi. Faktor-faktor utama yang menentukan perancangan struktur organisasi adalah (Sutabri, 2009:70):

  1. Strategi organisasi untuk mencapai tujuan

Chandler menjelaskan hubungan strategi dan struktur organisasi bagaimana aliran wewenang dan saluran komunikasi dapat disusun antara para manajer dan bawahan. Aliran kerja sangat dipengaruhi strategi sehingga bila strategi berubah, maka struktur organisasi juga berubah.

2. Teknologi yang digunakan

Perbedaan teknologi yang digunakan untuk memproduksi barang atau jasa akan membedakan bentuk struktur organisasi. Contoh, perusahaan mobil yang menggunakan teknologi industry masal akan memerlukan tingkat standardisasi dan spesialis yang lebih tinggi dibandingkan perusahaan industri pakaian jadi yang mengutamakan perubahan mode.

3. Anggota dan orang –orang yang terlibat di dalam organisasi

Kemampuan dan cara berpikir para anggota serta kebutuhan mereka untuk kerjasama harus diperhatikan dalam merancang struktur organisasi. Kebutuhan manajer dalam membuat keputusan juga akan mempengaruhi saluran komunikasi, wewenang, dan hubungan di antara satuan-satuan kerja pada rancangan struktur organisasi.

4. Ukuran organisasi.

Besarnya organisasi secara keseluruhan maupun satuan kerjanya akan sangat mempengaruhi struktur organisasi. Semakin besar ukuran organisasi, maka struktur organisasi akan semakin kompleks dan harus dipilih bentuk struktur yang tepat.

Struktur organisasi adalah susunan subsistem dengan hubungan wewenang dan tanggung jawabnya. Struktur organisasi dasar merupakan sebuah struktur hirarki dengan manajemen puncak paling atas, manajemen tingkat menengah yang berada pada posisi tengah, serta manajemen tingkat bawah yang berada pada tingkat paling bawah. Selain itu, adapun unsur-unsur struktur organisasi yang terdiri dari :

  1. Spesialisasi kegiatan, berkenaan dengan spesifikasi tugas-tugas individual dan Kelompok kerja dalam organisasi dan penyatuan tugas-tugas tersebut menjadi satuan kerja atau departementasi.
  2. Standardisasi kegiatan, merupakan prosedur yang digunakan organisasi untuk menjamin terlaksananya kegiatan seperti yang direncanakan.
  3. Koordinasi kegiatan, menunjukkan yang mengintegrasikan fungsi satuan kerja dalam organisasi.
  4. Sentralisasi dan desentralisasi pembuatan keputusan, yang menunjukkan lokasi atau letak kekuasaan pembuatan keputusan.
  5. Ukuran satuan kerja, menunjukkan jumlah karyawan dalam suatu kelompok kerja.

Model dasar struktur organisasi menekankan garis wewenang, kesatuan perintah, rentang kendali yang sempit, dan penggunaan dukungan staff terhadap organisasi tersebut. Model dasar ini bekerja dengan memuaskan dalam sebagian kasus, tetapi banyak organisasi yang mendapatkan struktur alternatif yang lebih efektif. Ada tiga variasi pokok dalam model dasar pengorganisasian yang banyak dipakai, yaitu organisasi berdasarkan produk, jasa dan penggunaan hubungan lateral dalam sebuah organisasi dan penguasa tanggung jawab digunakan untuk memutuskan bentuk organisasi. Salah satu yang terpenting adalah kebutuhan organisasi akan komunikasi dan pengolahan informasi.

Organisasi dibentuk untuk mencapai tujuan yang tidak dapat dicapai oleh individu sendiri. Bagan organisasi menggambarkan lima aspek utama suatu struktur organisasi, yang secara ringkas dapat diuraikan sebagai berikut :

  • Pembagian kerja. Setiap kotak menunjukkan individu atau satuan kerja organisasi mana yang bertanggung jawab untuk kegiatan organisasi tertentu dan tingkat spesialisasi yang digunakan.
  • Manajer dan bawahan atau rantai perintah. Rantai perintah menunjukkan hubungan wewenang tanggung jawab yang menghubungkan atasan dan bawahan dalam keseluruhan organisasi.
  • Tipe pekerjaan yang dilaksanakan. Label dan deskripsi pada setiap kotak menunjukkan pekerjaan organisasional atau bidang tanggung jawab yang berbeda.
  • Pengelompokan segmen-segmen pekerjaan.
  • Tingkatan manajemen. Suatu bagan tidak hanya menunjukkan manajer dan bawahan, tetapi juga keseluruhan hirarki manajemen.

Posted on 24 April 2013, in Makalah. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: