Jendela Kepribadian Johari

  1. Jendela johari menggambarkan kepribadian kepemimpinan, buka kepribadian secara keseluruhan. Kepribadian kepemimpinan berhubungan dengan persepsi pribadi dan persepsi orang lain, gaya kepemimpinan mencakup perilaku kepemimpinan seseorang menurut persepsi orang lain yaitu atasan, bawahan, rekan kerja, dan sebagainya.

Terdapat sikap atau perilaku ttu yg dilakukan dlm proses kepemimpinan diketahui oleh adanya pimpinanan ybs. Bidang yang diketahui termasuk pengetahuan ttg cara mereka memimpin org lain, dmpak perilkau mereka terhadapa orang2 yang dipengaruhi. Sebagain dr kepribadian mereka tidak diketahui oleh pemimpin ybs, artinya dalam hal-hal tertentu pemimpin tidak mengetahui dampak perilakunya terhadap orang yg hendak dipengaruhi. Ini dapat disebabkan oleh pengikut belum menyampaikan balikan kepada pemimpin atau karena pemimpin kurang menangkap balikan verbal maupun non verbal yg sbnarnya ada dl lingkungan.

Dalam kepribadian kepemimpinan terdapa perilaku dan sikap yang dikatahui oleh orang lain dlm lingkungan organisasi pemimpin, serta bidang-bidang yang tidak dikethui oleh orang lain.

Bidang yang diketahui sendiri dan orang lain dlm lingk organisasi disebut bidang umum dikethui semua orang (pemimpin dan orang lain, yaitu atasan bawahan, dan rekan kerja) dlm lingk org ybs.

Bidang yang tidak diketahui sendiri tetapi diketahui orang lain disebut sebagai bbdang buta. Dapt terjadi karena pengikut tidak mau menyampaikan balikan kepd pemimpinttg kepemimpinannya, atau  ada data ttg hsl ini dalam bentuk verbal tau nonverbal tetapi pemeimpin tidak dpt atau tidak mempedulikannya.

Bidang diketahui sendiri teetapi tidak dik org lain disebut pribadi krn hanya dikethui pemimpin. Hal yang bersifat pribadi karena pemimpin tidak menyampaikan ataumengungkapkan hsl itu kpd orang lain di ling organisasi;atau krn org lain dlm sistem yang bersangkutan tdk mengkap isyarat nonverbal maupun verbal yg diperlihatkan pemimpin.

Bidang sama-sama tidak diketahui disebut bidang gelap. Berhubungan dengan alam bawah sadar seseorang. Analogi kepribadian dgn gunung es, sedikit yg  tampk dipermukaan (kelihatan) tetapi sebagian besar berada di bawa permukaan (tak kelihatan).

Posted on 25 April 2013, in Makalah. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: