MEMOTIVASI LINGKUNGAN

Studi Hawthorne mengedepankan penggunaan sistem penerangan (pengaruh lampu) terhadap produktivitas karyawan. Melalui eksperimen yang dilakukan tentang Studi Hawthorne, output yang dihasilkan meningkat seperti yang diramalkan. Bukan hanya aspek eksperimen tetapi juga aspek-aspek manusia diperlukan dalam peningkatan produktivitas.

Pendalaman mengenai perilaku manusia, telah dibahas dalam Teori X dan Teori Y. Dalam teori ini menyoroti perilaku negatif manusia (teori X) dan perilaku positif manusia (teori Y). Sebagai pimpinan, diharapkan dapat melakukan praktek dan dapat mengatasi masalah perilaku yang dihadapi baik diri sendiri maupun karyawannya.

Sistem sosial yang memiliki tiga unsur seperti aktivitas, interaksi, dan sentimen menggambarkan adanya kelompok manusia di dalamnya. Setiap pribadi memiliki kelebihan dan kelemahan yang tak dapat dielakkan bila ditemukan dalam diri seseorang. Sebagai makhluk yang berakal budi, maka manusia dapat meningkatkan dan mempertahankan kelebihan dirinya serta memperbaiki dan mengatasi kekurangan dalam dirinya.

Manusia umumnya memiliki kebutuhan. Dalam menjalankan pekerjaan kemungkinan ada yang merasa senang atau tidak senang. Untuk dapat mengatasinya, maka dalam teori motivasi iklim balik ditemukan cara mengatasi masalah ini dengan mengkategorikan kebutuhan sebagai motivator yang mendorong orang untuk bekerja. Apabila ditemukan ada ketidakberesan maka perlu dilakukan suatu tindakan untuk mengatasinya.

Keseimbangan antara sumber daya manusia dan sumber dana dipertimbangkan secara baik melalui sistem manajemen yang baik. Melalui sistem manajemen, maka proses pengambilan keputusan dan penyusunan tujuan organisasi dilakukan pada tingkat atas dan diumumkan ke tingkat bawah melalui garis komando.

Analisis dan pemahaman terhadap perilaku seseorang dengan baik oleh pimpinan dapat menunjukkan hasil yang baik, karena dalam diri seseorang terdapat tiga sumber yang merangsang, mendorong, dan mengendalikan perilaku. Dengan demikian, dapat membentuk dan membina kepribadian yang sehat, dapat menganalisis kepribadian yang dimilki, serta memudahkan untuk menjalin relasi dengan orang lain dalam lingkungannya.

Posted on 25 April 2013, in Makalah. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: