Pengertian Antroposfer

Secara etimologi (asal kata) antroposfer berasal dari dua kata, yaitu antrophos yang berarti manusia dan sphaira yang berarti lapisan.

Dari arti secara etimologis ini, maka pengertian dari antroposfer adalah Lapisan manusia dan kehidupannya di permukaan bumi. Antroposfer adalah salah satu obyek material dari kajian geografi yang membahas mengenai dinamika manusia yang meliputi kelahiran, kematian, dan migrasi.

Interaksi antara manusia dan lingkungan fisik yang berbeda-beda ditiap wilayah mengakibatkan perbedaan fisik manusia (ras manusia). Menurut A.L krober (dalam Edward,Ed, 1975) terdapat beberapa jenis ras manusia yang berkembang diseluruh dunia yaitu:

1) Ras Kaukasoid

  •  Nordic : Eropa utara
  •  Alpin : Eropa tengah dan timur
  •  Mediteranian : Laut tengah, Iran, Afrika utara, Armenian

2) Ras Mongoloid

  •  Asiatic : Asia utara, tengah, dan timur
  •  Malayan Mongoloid : Asia tenggara
  •  American Mongoloid : Amerika utara

3) Ras Negroid

  •  African Negroid : Benua Afrika
  •  Melanesia : Papua/Irian Jaya, dan Kepulauan Melanesia
  •  Negrito : Afrika tengah, Semenanjung Malaka, dan Filipina

4) Ras Khusus

  •  Bushmen : Gurun Kalahari, Afrika selatan
  •  Australoid : Suku Aborigin (Australia)
  •  Ainu : Pulau Karafotu, dan Pulau Hokaido (di Jepang)
  •  Weddoid : Pedalaman Sri Lanka, dan Sulawesi Selatan

Posted on 7 Mei 2013, in Makalah. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: