Perkembangbiakan pada Hewan, Perkembangbiakan secara Kawin (Generatif)

Perkembangbiakan pada Hewan

Perkembangbiakan secara Kawin (Generatif)

Perkembangbiakan generatif pada hewan meliputi perkembangbiakan dengan konjungsi dan pleburan dua sel gamet.

a)      Konjugasi, yaitu perkembangbiakan secara kawin pada organisma yang belum jelas alat kelaminnya, contohnya Spirogyra.

b)      Peleburan dua sel gamet, dapat terjadi pada hewan yang telah memiliki alat kelamin tertentu, sebagai contoh pada cacing tanah terjadi perkawinan silang antara dua cacing yang kawin. Cacing A dibuahi oleh sperma dari cacing B, sedangkan cacing B dibuahi oleh sperma dari cacing A. cacing tanah tergolong hewan hermafrodit yang memiliki alat kelamin jantan dan berin pada satu tubuh. Selain cacing tanah yang tergolong hermafrodit antara lain cacing pita, siput darat dan bekicot.

Perkembangbiakan secara kawin terjadi karena adanya pembuahan sel telur oleh sel sperma. Sel sperma dihasilkan hewan jantan. Adapun sel telur dihasilkan hewan betina.

Berdasarkan caranya, pembuahan pada hewan dibedakan menjadi dua. Pertama, pembuahan di luar tubuh. Kedua, pembuahan di dalam tubuh.

1.      Pembuahan di Luar Tubuh (Fertilisasi Eksternal)

Pembuahan di luar tubuh terjadi karena penggabungan sel telur dan sperma terjadi di luar tubuh induknya. Contohnya, pada ikan dan katak.

Gambar 2.6 di bawah ini memperlihatkan pembuahan di luar, yaitu katak.

http://www.crayonpedia.org/wiki/images/c/c0/Hat13.jpeg

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2.      Pembuahan di dalam Tubuh ( Fertilisasi Internal)

Pembuahan di dalam tubuh artinya penggabungan sel telur dan sel sperma terjadi di dalam tubuh induknya. Pembuahan di dalam tubuh terutama terjadi pada kelompok reptilia (hewan melata), unggas, dan mamalia (hewan menyusui). Perkembangbiakan secara kawin pada hewan dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.

1)      Hewan yang Berkembangbiak dengan Bertelur (Ovipar)

Bertelur (Ovipar) berasal dari kata ovum yang berarti telur. Ovum (telur) dihasilkan oleh hewan betina dan akan dibuahi oleh sperma yang dihasilkan oleh hewan jantan. Proses pembuahan ovum oleh sperma terjadi di dalam tubuh induk betina dan ada yang terjadi di luar tubuh induk betina. Pembuahan di dalam tubuh induk betina dinamakan pembuahan internal. Pembuahan di luar tubuh induk betina dinamakan pembuahan eksternal. Contoh pada katak : Katak jantan biasanya tubuhnya lebih kecil dari katak betina. Katak jantan merangsang katak betina untuk bertelur, kemudian katak jantan mengeluakan spermanya dan membuahi telur katak betina. Telur itu kemudian menetas dan menjadi berudu.

Pada hewan bertelur, pertumbuhandan perkembangan embrio terjadi di luar tubuh induknya. Embrio itu dibungkus dan dilindungi oleh cangkang. Embrio di dalam telur ini dilengkapi dengan kuning telur (yolk). Kuning telur digunakan sebagai cadangan makanan untuk perkembangan embrio. Jika embrio telah tumbuh sempurna, telur akan menetas dan keluarlah individu baru. Hewan yang berkembang biak secara bertelur disebut ovipar. Ayam dan burungmerupakan contoh hewan bertelur. Contoh hewan  reptil yang bertelur ialah penyu (Gambar 2.7).

http://www.crayonpedia.org/wiki/images/9/90/Hat14.jpeg
http://www.crayonpedia.org/wiki/images/3/38/Hat15.jpeg

 

2)      Hewan yang Berkembang Biak dengan Melahirkan (Vivipar)

Mamalia tergolong hewan vivipar (Melahirkan anak), mempunyai alat kelamin jantan dan betina.

a)      Alat kelamin jantan (pria)

Ø  Sepasang testes (buah pelir), yaitu penghasil sperma.

Ø  Saluran sperma (vas deferen)

Ø  Penis, yaitu alat kelamin luar

b)      Alat kelamin betina (wanita)

Ø  Ovarium (indung telur) yaitu penghasil ovum

Ø  Pembuluh/saluran falopii (tuba falopii) atau saluran ovum atau oviduk

Ø  Rahim atau uterus, yaitu tempat pertumbuhan dan perkembangan embrio. Pada hewan mamalia yang dapat menghasilkan banyak anak, juga memiliki uterus yang banyak pula, misalnya tikus.

Ø  Vagina (lubang peranakan) adalah saluran terluar dari alat alat kelamin betina.

Pada hewan yang melahirkan anak, sel telur dibuahi oleh sperma di dalam tubuh induknya. Pertumbuhan dan perkembangan embrio terjadi di dalam tubuh induknya. Embrio akan berada di dalam tubuh induknya sampai waktunya dilahirkan.
Hewan yang berkembang biak secara melahirkan disebut vivipar.

Contohnya, sapi, kucing, kambing, dan singa (Gambar 2.8).

http://www.crayonpedia.org/wiki/images/2/2b/Tes1.jpeg 

 

 

 

 

     Gambar 2.8

 

 

 

 

 

 

 

3)      Hewan yang Berkembang Biak dengan Bertelur dan Melahirkan (Ovovivipar)

http://www.crayonpedia.org/wiki/images/2/22/Tes3.jpeg

Selain hewan ovipar dan vivipar, ada juga hewan yang dapat bertelur dan melahirkan. Hewan demikian disebut dengan ovovivipar.

Pertemuan sperma dan ovum (fertilisasi) terjadi pada saluran falopii menghasilkan zygot. Zygot tersebut tumbuh menjadi embrio. Embrio akan berkembang menjadi fetus dan akhirnya lahir sebagai bayi. Embrio memperoleh zat makanan dari induknya melalui plasenta. Penghubung antara plasenta dengan embrio adalah tali pusat. Untuk melindungi embrio dari benturan terdapat cairan yang disebut air ketuban.
Pada hewan tersebut, setelah terjadi pembuahan, telur terus berkembang di dalam tubuh induk. Makanan yang dibutuhkan embrio tidak berasal dari induk. Akan tetapi, makanan berasal dari cadangan makanan yang terdapat di dalam telur. Setelah tiba waktunya dilahirkan, anaknya akan keluar dari tubuh induknya. Contoh hewan ovovivipar adalah paus (Gambar 2.9), ikan pari, dan beberapa jenis ular.

Hiu juga merupakan salah satu hewan yang berkembang secara ovovivipar. Hiu jantan membuahi telur dengan cara melepas sperma ke dalam tubuh betina, dan akhirnya melahirkan. Kira-kira 40 spesies yang menetaskan telur di luar tubuh betina. Anak-anak hiu tidak dipelihara induknya, bahkan beberapa induk justru memakannya

Posted on 8 Mei 2013, in Makalah. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. sangat membanu.GBU.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: