Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia di Luar Rahim

Pertumbuhan dan perkembangan manusia di luar rahim atau setelah lahir terjadi dalam beberapa tahap. Elizabeth Hurlock, seorang ahli psikologi perkembangan, membaginya ke dalam empat tahapan, sebagai berikut:

a)      Tahap orok, mulai lahir sampai usia dua minggu.

b)      Tahap bayi, mulai usia dua minggu sampai usia  dua tahun.

c)      Tahap kanak-kanak, mulai usia dua tahun sampai masa pubertas (sekitar 11 tahun).

d)     Tahap remaja atau pubertas, mulai usia 11 tahun  sampai 21 tahun.

http://www.crayonpedia.org/wiki/images/9/99/Hat4.jpeg,http://www.crayonpedia.org/wiki/images/3/30/Hat5.jpeg

Setelah tahap remaja atau pubertas, manusia mengalami tahap dewasa. Manusia terus mengalami penuaan sampai tahap manula. Pada proses penuaan, secara fisik tubuh tidak mengalami pertumbuhan lagi, namun berkurang kemampuannya. Perhatikanlah Gambar 2.3 di bawa ini.

 

http://www.crayonpedia.org/wiki/images/a/a4/H6.jpegPerubahan fisik manusia paling banyak terjadi pada masa remaja. Masa ini disebut juga dengan masa pubertas. Masa ini ditandai denganperubahan fisik, psikologis (emosi), serta aktifnya alat perkembangbia kan. Perubahan yang terjadi pada masa pubertas laki-laki berbeda dengan perempuan.

a.      Pubertas pada Laki-Laki

Pada masa pubertas, setiap laki-laki akan mengalami perubahan sebagai berikut.

1)      Tumbuhnya tulang yang menonjol di tengah-tengah leher. Tulang ini disebut jakun. Tumbuhnya jakun ini disertai dengan membesarnya suara.

2)      Tumbuhnya rambut-rambut di beberapa bagian tubuh, antara lain kumis, janggut, rambut di ketiak, dan rambut di sekitar alat kelamin.

3)      Dada akan lebih membidang

Selain perubahan fisik pada Gambar 2.4, alat perkembangbiakan laki-laki pun (testis) mulai aktif dalam menghasilkan sperma. Selain itu, perubahan psikologis yang terjadi adalah mulai tertariknya pada lawan jenis. 

b.      Pubertas pada Perempuan

Perubahan fisik perempuan pada saat pubertas akan terlihat lebih jelas dibandingkan dengan laki-laki.

Perubahan yang dialami adalah sebagai berikut:

1)      Tumbuhnya payudara

2)      Pinggul melebar sehingga bentuk tubuh pun akan terlihat lebih melekuk.

3)      Tumbuhnya rambut di ketiak dan di sekitar alat kelamin.

Selain ciri-ciri fisik tersebut, perubahan lain adalah alat perkembangbiakan perempuan yang mulai berfungsi. Hal itu ditandai dengan menstruasi. Menstruasiadalah keluarnya darah dari kelamin wanita. Hal itu disebabkan oleh terjadinya peluruhan dinding rahim karena tidak terjadi pembuahan pada sel telur wanita. Hal itu terjadi secara bersiklus. Siklusnya adalah sekitar 28 hari.Jika kamu mengalami perubahan-perubahan tersebut, kamu tidak perlu takut. Komunikasikanlah dengan orangtuamu (anak laki-laki pada ayah atau kakak laki-lakinya dan anak perempuan pada ibu atau kakak perempuannya). Hal tersebut merupakan hal yang wajar dan normal (alami). Setiap orang pasti akan mengalaminya.

c.       Cara Menghadapi Masa Pubertas

Pada masa pubertas, banyak perubahan yang terjadi pada diri kamu yang tidak kamu duga. Pada masa pubertas itu akan terjadi ketidakstabilan emosi.

Beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menghadapi masa pubertas ialah sebagai berikut.

1)      Bersikap tenang dan percaya diri.

2)      Bersikap jujur dan terbuka kepada orang yang kamu percayai ketika terjadi perasaan yang tidak enak. Hal itu akan membantu member ketenangan dan jalan keluar.

3)      Selalu menjaga kebersihan seluruh tubuh dan alat kelamin agar tetap sehat dan bersih.

Posted on 8 Mei 2013, in Makalah. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: