Perkembangan Peserta Didik, Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Bahasa

Faktor-Faktor  yang Mempengaruhi Perkembangan Bahasa

1. Umur anak

Manusia akan bertambah umur akan semakin matang pertumbuhan fisiknya, bertambah pengalaman,dan meningkat kebutuhannya. Bahasa seseorang  akan berkembang sejalan dengan pertambahan pengalaman yang didapatnya. Faktor fisik juga akan mempengaruhi sehubungan semakin sempurnanya pertumbuhan organ bicara,kerja otot-otot untuk melakukan gerakan atau isyarat. Pada masa remaja perkembangan biologis yang menunjang kemampuan berbahasa telah mencapai tingkat kesempurnaan,dengan perkembangan tingkat intelektual anak akan mampu menunjukkan cara berkomunikasi dengan baik.

2. Kondisi lingkungan

Perkembangan bahasa dilingkungan perkotaan akan berbeda dengan dilingkungan pedesaan. Begitu pua perkembangan bahasa didaerah pantai,pegununga, dan daerah-daerah terpencil dan dikelompok sosial yang lain.

3. Kecerdasan anak

Untuk meniru lingkungan tentang bunyi atau suara,gerakan,dan mengenal tanda-tanda,memerlukan kemampuan motorik (gerak,cara berfikir) yang baik. Kemampuan motorik seseorang berkorelasi positif dengan kemampuan intelektual atau tingkat berfikir. Ketetapan meniru,memproduksi perbendaharaan kata-kata yang diingat,kemampuan menyusun kalimat dengan baik,dan memahami atau menangkap maksud suatu pernyataan pihak lain,amat diperbaharui oleh kerja pikir atau kecerdasan seseorang anak.

4. Status sosial ekonomi keluarga

Keluarga yang berstatus sosial ekonomi baik,akan mampu menyediakan situasi yang baik bagi perkembangan bahasa anak-anak dan anggota keluarganya. Rangsangan untuk dapat ditiru oleh anak-anak dari anggota keluarga yang berstatus sosial tinggi berbeda dengan keluarga yang berstatus sosial rendah. Hal ini akan lebih tampak perbedaan perkembangan bahasa bagi anak yang hidup didalam keluarga berpengaruh pula terhadap perkembangan bahasa. Dengan kata lain pendidikan keluarga berpengaruh pula terhadap perkembangan bahasa.

5. Kondisi fisik

Kondisi fisik disini dimaksudkan kondisi kesehatan anak. Seseorang yang cacat yang terganggu kemampuanya untuk berkomunikasi seperti bisu, tuli, gagap,atau organ suara tidak sempurna akan mengganggu perkembangan berkomunikasi dan tentu saja akan mengganggu perkembangan dalam berbahasa.

Posted on 14 Mei 2013, in Education Corner. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: