Tahap-Tahap Pendidikan Dalam Kongregasi frater Bunda Hati Kudus (Frater BHK)

Ada empat tahap dalam kongregasi Frater Bunda Hati Kudus (Frater BHK) yang dilalui dari awal sebagai seorang awam sampai dengan menjadi seorang anggota tetap dalam kongregasi. Tahap-tahap itu meliputi:

1. Postulat

Postulat merupakan tempat pembinaan dan pendidikan bagi para calon frater. Orang yang menjalani pembinaan dan pendidikan untuk menjadi seorang Frater disebut Postulan. Masa Postulan adalah masa orientasi bagi para calon yaitu masa pengenalan timbal balik antara calon dan tarekat (kongregasi). Pada masa ini adalah masa seperti di Seminari menengah (SMA) dimana seseorang mengikuti persamaan setelah tamat SMA ke Seminari Tinggi yang biasanya disebut kelas retorika. Para calon mulai dikenalkan dengan kehidupan dalam kongregasi terlebih dalam pembinaannya meliputi hal-hal kerohanian dan kepribadian yang integral. Pembinaan dalam hidup rohani dan pembentukan kepribadian calon sehingga semakin bertumbuh dan berkembang. Lama pembinaan pada masa ini selama 1 tahun sebagai persiapan memasuki masa novisiat. Untuk dapat melanjutkan ke tahap berikut,calon mengajukan surat lamaran ke Dewan Provinsi Indonesia (DPI) beserta dengan penilaian dari Pemimpin Postulan untuk dipertimbangkan oleh DPI, apakah dapat diterima atau ditolak. Apabila diterima maka calon akan memasuki masa Novisiat dan ditolak maka akan dipulangkan ke keluarganya. Pada masa ini belum dipanggil sebagai frater.

2. Novisiat

Masa novisiat diawali dengan penerimaan jubah dan pemberian nama frater dalam Perayaan Ekaristi yang meriah. Seorang calon sudah dipanggil sebagai frater yang biasa disebut dengan novis (orang yang menjalani pembinaan di Novisiat). Masa novisiat dijalankan selama 2 tahun. Tahun pertama adalah tahun kanonik yaitu tahun kontemplasi dimana novis dibina dalam hidup kerohanian, pengenalan tarekat, hidup bersama (komunitas), menumbuhkembangkan kepribadian yang semakin baik. Novis hidup dalam suasana ketenangan, keheningan untuk mengembangkan dan membina hidupnya baik secara pribadi maupun bersama dengan Magister (pemimpin novis). Intinya adalah pembinaan lebih mengarah pada hidup rohani (olah rohani). Tahun kedua adalah tahun eksperimen (tahun pastoral). Pada tahun ini novis akan mempraktekkan hidup di komunitas selama 3 bulan. Novis akan mengalami secara langsung kehidupan dalam kongregasi di komunitas karya. Novis mulai diperkenalkan karya-karya nyata yang dijalankan oleh kongregasi. Selama menjalani masa novisiat program pembinaan yang ditekankan adalah hidup rohani, hidup berkomunitas, pengenalan akan tarekat, kerasulan dan pembinaan kepribadian secara mendalam. Setelah selesai menjalani pembinaan di novisiat, tahap akhir adalah novis mengajukan lamaran untuk mengikrarkan Kaul Perdana dengan advis (penilaian dari Magister) ke DPI. Apabila dengan penilaian dan pertimbangan DPI dinyatakan layak maka novis akan mengikrarkan Kaul Perdana dan diutus ke komunitas karya untuk berkarya dalam karya pelayanan kongregasi. Apabila lamaran ditolak maka Novis akan dipulangkan ke keluarga dan menjadi seorang awam.

3. Yuniorat

Masa ini dimulai ketika frater (novis) mengikrarkan Kaul Perdana yang sering disebut frater yunior. Masa ini berlangsung sampai dengan 9 tahun. Selama kurun waktu ini, frater yunior hidup dan berkarya di komunitas-komunitas yang menjadi tempat karya kongregasi. Setelah mengikrarkan kaul perdana frater yunior akan membaharui kaul 1 tahun kemudian dan selanjutnya setiap 2 tahun frater yunior membaharui kaul. Kemandirian dalam hidup rohani dan kepribadian terus dikembangkan menuju kedewasaan. Penekananya adalah On Going Formation (Pembinaan dan Pengembangan diri secara terus menerus) baik secara pribadi maupun komunal (bersama) dalam bidang rohani, kepribadian, dan intelektual. Pembaharuan kaul akan berakhir apabila frater tersebut telah mengikrarkan Kaul Kekal. Dalam rentang masa 3 – 9 tahun seorang frater yunior dapat mengajukan untuk mengikrarkan kaul kekal tergantung kematangan diri, kesiapan pribadi dan kemauan tulus frater yang bersangkutan.

4. Kaul Kekal

Kaul Kekal merupakan keputusan definitif bagi seorang frater untuk berserah setia seumur hidup dalam tarekat (kongregasi). Mengabdikan seluruh hidupnya kepada Tuhan dan sesama melalui Gereja dan Tarekat.
Mempersembahkan tubuh sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada ALLAH adalah ibadah yang sejati.

SYARAT-SYARAT MENJADI ANGGOTA FRATER BUNDA HATI KUDUS (FRATER BHK)

1. Pemuda beriman katolik (berusia minimal 17 tahun)

2. Telah dipermandikan dan menerima Sakramen Krisma (Surat Permandian dan Surat Krisma)

3. Sehat Rohani dan Jasmani (Surat Keterangan kesehatan dari Dokter)

4. Surat izin orang tua

5. Surat keterangan dari Pastor Paroki

6. Pendidikan minimal SLTA/ sederajat

Bunda Hati Kudus
Doakanlah Kami

Posted on 16 Mei 2013, in Congregation. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: